Jakarta, 6 September 2026 – Masa depan Marselino Ferdinan kembali menjadi perhatian setelah pemain Timnas Indonesia itu menyelesaikan masa peminjaman bersama AS Trenčín di Slovakia. Marselino kembali ke Oxford United pada musim panas 2026 setelah menjalani satu musim yang tidak berjalan sesuai harapan karena minim kesempatan bermain dan sempat mengalami cedera. Oxford United sendiri memasuki musim 2026/2027 dengan perubahan besar setelah terdegradasi dari Championship ke League One. Situasi tersebut semula dinilai dapat membuka peluang baru bagi Marselino untuk mendapatkan tempat dalam skuad utama. Namun, perkembangan terbaru membuat kepastian mengenai klub yang akan dibela pemain berusia 21 tahun itu kembali menjadi pertanyaan. Marselino belum terlihat mendapatkan peran kompetitif yang jelas pada awal musim. Kondisi tersebut membuat keputusan mengenai langkah berikutnya menjadi penting untuk perkembangan kariernya.
Marselino bergabung dengan Oxford United pada Agustus 2024 setelah sebelumnya memperkuat KMSK Deinze di Belgia. Kedatangannya ke Inggris mendapatkan perhatian besar karena ia menjadi salah satu pemain muda Indonesia yang mencoba menembus kompetisi sepak bola Inggris. Kesempatan bermain bersama Oxford ternyata sangat terbatas karena persaingan di dalam skuad cukup ketat. Marselino hanya mendapatkan sedikit menit bermain pada musim pertamanya dan lebih sering berada di luar susunan utama. Kondisi tersebut kemudian mendorong Oxford untuk meminjamkannya ke AS Trenčín pada September 2025. Pemindahan sementara ke Slovakia diharapkan memberikan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pengalaman pertandingan di level senior. Trenčín dipandang sebagai tempat yang memungkinkan Marselino berkembang melalui menit bermain yang lebih konsisten.
Harapan mendapatkan banyak pertandingan di Slovakia ternyata tidak sepenuhnya terwujud. Marselino hanya mencatatkan beberapa penampilan bersama AS Trenčín di kompetisi liga sepanjang musim 2025/2026. Total menit bermainnya juga relatif terbatas dan ia belum berhasil mencetak gol maupun memberikan assist di liga. Cedera menjadi salah satu faktor yang mengganggu perjalanan Marselino selama berada di Slovakia. Masalah kebugaran tersebut membuatnya kehilangan kesempatan bermain dalam periode yang cukup panjang. Persaingan mendapatkan tempat di tim utama kemudian menjadi semakin sulit ketika ia harus memulai kembali proses untuk mencapai kondisi pertandingan terbaik. Situasi tersebut membuat masa peminjaman yang awalnya diharapkan menjadi kesempatan mendapatkan pengalaman reguler tidak memberikan jumlah pertandingan sebanyak yang diinginkan.
Setelah masa peminjaman berakhir pada Juni 2026, Marselino kembali ke Oxford United. Klub Inggris tersebut sebelumnya memasukkan namanya dalam kelompok pemain yang dipertahankan untuk menghadapi musim berikutnya. Marselino tidak termasuk dalam daftar pemain yang dilepas Oxford setelah berakhirnya musim 2025/2026. Keputusan tersebut sempat membuka peluang bahwa dirinya akan mendapatkan kesempatan baru bersama The U’s di League One. Turunnya Oxford dari Championship juga secara teori dapat mengubah tingkat persaingan dan komposisi skuad yang digunakan klub. Namun, mempertahankan seorang pemain tidak selalu berarti pemain tersebut otomatis mendapatkan posisi reguler. Marselino tetap harus bersaing dengan sejumlah gelandang dan pemain menyerang lain untuk mendapatkan kepercayaan staf pelatih.
Pada awal musim 2026/2027, nama Marselino belum mendapatkan menit bermain dalam pertandingan kompetitif Oxford United. Ia tidak terlibat dalam sejumlah pertandingan awal yang dijalani klub sehingga muncul pertanyaan mengenai rencana Oxford terhadap pemain Timnas Indonesia tersebut. Kondisi itu semakin menjadi perhatian karena Marselino membutuhkan pertandingan reguler setelah musim sebelumnya banyak terganggu cedera. Pada usia yang akan memasuki 22 tahun, mendapatkan menit bermain dinilai penting agar perkembangannya tidak terhambat. Latihan bersama klub tetap memberikan manfaat, tetapi pengalaman pertandingan kompetitif mempunyai peran berbeda dalam meningkatkan kualitas seorang pemain. Marselino membutuhkan kesempatan menghadapi tekanan pertandingan secara rutin untuk mengembangkan pengambilan keputusan, konsistensi, dan kemampuan beradaptasi. Situasi tersebut membuat kemungkinan mencari klub lain menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan apabila kesempatan di Oxford tetap terbatas.
Marselino sendiri sebelumnya telah menyampaikan bahwa kondisi fisiknya sudah kembali pulih sepenuhnya setelah mengalami periode cedera. Pada akhir Mei 2026, ia menyebut dirinya sudah berada dalam kondisi 100 persen dan bahkan telah pulih sejak sekitar dua bulan sebelumnya. Pernyataan tersebut menjadi kabar positif setelah cedera membuatnya sempat kehilangan kesempatan bersama klub maupun Timnas Indonesia. Ia kemudian kembali mendapatkan kesempatan memperkuat skuad Garuda pada agenda internasional. Marselino tampil ketika Indonesia menghadapi Mozambik pada Juni dan mendapatkan waktu bermain sekitar 65 menit. Penampilan tersebut menunjukkan dirinya telah kembali berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk bermain pada level kompetitif. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kebugaran tersebut melalui menit bermain yang lebih rutin di level klub.
Perjalanan Marselino di Eropa memang belum berjalan stabil sejak meninggalkan Persebaya Surabaya pada awal 2023. Ia pertama kali bergabung dengan KMSK Deinze dan mencatatkan sejumlah penampilan di kompetisi Belgia. Marselino kemudian pindah ke Oxford United pada musim panas 2024 dengan harapan melanjutkan perkembangan di sepak bola Inggris. Persaingan yang lebih ketat membuat jumlah penampilannya berkurang dibandingkan ketika berada di Indonesia. Masa peminjaman di Trenčín juga belum menghasilkan terobosan besar karena kombinasi persaingan dan masalah kebugaran. Meski demikian, Marselino masih berada pada usia yang relatif muda dan mempunyai waktu untuk membangun kembali momentum kariernya. Pengalaman di Belgia, Inggris, dan Slovakia dapat menjadi modal apabila ia memperoleh lingkungan klub yang memberikan kesempatan bermain secara konsisten.
Situasi Marselino juga penting bagi Timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan sejumlah agenda internasional berikutnya. Pelatih membutuhkan pemain yang tidak hanya berada dalam kondisi sehat, tetapi juga mendapatkan ritme pertandingan bersama klub. Marselino selama beberapa tahun menjadi salah satu pemain muda yang cukup sering mendapatkan kesempatan bersama Timnas Indonesia. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang maupun di beberapa posisi ofensif memberikan fleksibilitas dalam penyusunan tim. Namun, meningkatnya jumlah pemain Indonesia yang berkarier di Eropa juga membuat persaingan mendapatkan posisi dalam skuad Garuda semakin ketat. Menit bermain di level klub dapat menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kesiapan seorang pemain ketika memasuki agenda internasional. Karena itu, keputusan mengenai klub yang akan menjadi tempat Marselino bermain musim ini mempunyai dampak tidak hanya terhadap karier pribadinya tetapi juga peluangnya bersama Timnas Indonesia.
Oxford United saat ini berkompetisi di League One dan telah melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain untuk menghadapi musim 2026/2027. Persaingan di lini tengah tetap ketat dengan hadirnya pemain-pemain yang mendapatkan kepercayaan pada pertandingan awal musim. Kondisi tersebut membuat Marselino harus bekerja keras apabila ingin menembus susunan pertandingan secara reguler. Pilihan lainnya adalah mencari kesempatan melalui peminjaman atau kepindahan yang memungkinkan dirinya mendapatkan lebih banyak pertandingan. Namun, setiap keputusan tetap bergantung pada kesepakatan antara pemain, klub, dan pihak lain yang terlibat. Hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi mengenai klub baru yang akan menjadi tujuan Marselino. Karena itu, berbagai kemungkinan mengenai kepindahannya masih harus dipandang sebagai spekulasi sampai terdapat konfirmasi resmi.
Kepastian masa depan Marselino menjadi hal yang dinantikan karena musim kompetisi Eropa sudah berjalan. Setelah satu musim yang banyak terganggu cedera dan minim menit bermain, kebutuhan utama pemain kelahiran Jakarta tersebut adalah kembali mendapatkan kesempatan bertanding secara konsisten. Marselino telah menunjukkan bahwa kondisi fisiknya kembali pulih dan mampu bermain bersama Timnas Indonesia pada pertengahan tahun. Tantangan berikutnya adalah menemukan jalur yang memungkinkan dirinya mempertahankan ritme tersebut sepanjang musim 2026/2027. Oxford United masih menjadi klub yang berkaitan dengan status Marselino, tetapi perannya dalam skuad utama belum terlihat jelas pada fase awal kompetisi. Kemungkinan bertahan, dipinjamkan kembali, maupun mengambil langkah lain masih terbuka selama belum terdapat keputusan resmi. Bagi Marselino, pilihan klub berikutnya akan menjadi fase penting untuk mengembalikan momentum sekaligus memastikan perkembangan kariernya di Eropa tidak terhenti.