Jakarta, 29 Agustus 2026 – Anggota DPD RI asal DKI Jakarta Fahira Idris mendorong keterlibatan investor dalam pengembangan 37 proyek investasi strategis yang ditawarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Puluhan proyek tersebut mencakup berbagai sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Ibu Kota. Nilai keseluruhan proyek yang ditawarkan disebut mencapai sekitar Rp198 triliun. Fahira menilai keterlibatan sektor swasta diperlukan agar potensi investasi Jakarta dapat dioptimalkan sekaligus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Fahira menyampaikan bahwa Jakarta memiliki daya tarik kuat bagi investor karena didukung oleh infrastruktur, aktivitas ekonomi, serta posisi strategis sebagai salah satu pusat bisnis terbesar di Indonesia. Meski status Jakarta sebagai ibu kota negara telah berubah, aktivitas ekonomi dan bisnis di kota tersebut tetap memiliki skala yang besar. Kondisi itu menjadi modal penting untuk menarik investasi baru, terutama pada proyek yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, peluang tersebut perlu dipromosikan secara lebih agresif agar investor memiliki informasi yang jelas mengenai proyek yang dapat dikembangkan.
Sebanyak 37 proyek investasi strategis tersebut tersebar dalam sejumlah bidang, mulai dari transportasi, properti, pengembangan kawasan, hingga infrastruktur dan fasilitas publik. Proyek-proyek tersebut memiliki karakteristik dan skala investasi yang berbeda sehingga dapat memberikan pilihan bagi investor dengan kapasitas serta sektor usaha yang beragam. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap proyek memiliki kajian yang matang, termasuk mengenai kelayakan ekonomi, kebutuhan pembiayaan, potensi keuntungan, serta dampak terhadap masyarakat. Dengan informasi yang lengkap, investor dapat menentukan proyek yang sesuai dengan strategi bisnis masing-masing.
Fahira menilai masuknya investasi swasta dapat membantu pemerintah mempercepat realisasi pembangunan tanpa seluruh pembiayaan harus bergantung pada anggaran pemerintah. Kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengembangkan proyek dengan kebutuhan modal besar. Namun, pola kerja sama tersebut harus disusun secara transparan dan memberikan manfaat bagi kedua pihak. Pemerintah juga perlu memastikan kepentingan publik tetap menjadi pertimbangan utama sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Jakarta.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan proyek strategis adalah kepastian hukum dan kemudahan perizinan. Investor membutuhkan kepastian mengenai status lahan, aturan tata ruang, mekanisme perizinan, serta skema kerja sama sebelum mengambil keputusan untuk menanamkan modal dalam jumlah besar. Pemerintah daerah perlu menyederhanakan proses yang memungkinkan tanpa mengurangi aspek pengawasan. Kepastian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mengurangi risiko yang mungkin muncul ketika proyek memasuki tahap pembangunan maupun operasional.
Kehadiran investasi juga berpotensi memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja. Proyek dengan nilai investasi besar membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, baik selama pembangunan maupun ketika fasilitas mulai beroperasi. Selain pekerjaan langsung, aktivitas proyek dapat menggerakkan usaha pendukung seperti jasa, perdagangan, transportasi, konstruksi, hingga penyediaan kebutuhan operasional. Efek berganda tersebut menjadi salah satu alasan mengapa investasi strategis perlu diarahkan pada proyek yang memiliki manfaat ekonomi luas dan mampu menciptakan aktivitas baru di masyarakat.
Fahira juga mendorong agar proyek-proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi mempertimbangkan kebutuhan Jakarta dalam jangka panjang. Kota yang terus berkembang membutuhkan sistem transportasi yang terintegrasi, hunian yang layak, ruang publik, fasilitas sosial, serta infrastruktur yang mampu menghadapi perubahan lingkungan. Investasi yang masuk perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan tersebut sehingga pembangunan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Perencanaan yang matang juga diperlukan agar proyek tidak menimbulkan persoalan baru terkait kemacetan, kepadatan, lingkungan, maupun ketimpangan akses.
Selain investasi berskala besar, keterlibatan pelaku usaha lokal juga perlu menjadi bagian dari ekosistem proyek strategis Jakarta. Kehadiran investor dapat membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk masuk sebagai pemasok barang maupun jasa. Pemerintah dapat mendorong pola kemitraan yang memungkinkan pelaku usaha lokal memperoleh manfaat dari proyek yang dikembangkan di wilayah mereka. Dengan demikian, manfaat investasi tidak hanya terkonsentrasi pada perusahaan pemodal, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat dan dunia usaha di tingkat lokal.
Jakarta juga memiliki peluang untuk menarik investasi pada sektor-sektor baru yang berkembang seiring perubahan pola ekonomi. Transformasi digital, ekonomi kreatif, teknologi perkotaan, energi bersih, hingga pengembangan kawasan berbasis transit menjadi bidang yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Investor membutuhkan proyek yang memiliki model bisnis jelas sekaligus prospek pertumbuhan dalam jangka panjang. Pemerintah daerah dapat memperkuat promosi investasi dengan menampilkan data, potensi pasar, serta dukungan regulasi secara lebih terstruktur agar peluang tersebut mudah dipahami calon investor.
Dorongan terhadap investor untuk terlibat dalam 37 proyek strategis tersebut pada akhirnya merupakan bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Jakarta setelah perubahan status sebagai pusat pemerintahan nasional. Dengan nilai investasi sekitar Rp198 triliun, proyek-proyek tersebut memiliki potensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian apabila dapat direalisasikan secara tepat. Fahira berharap pemerintah daerah terus memperkuat komunikasi dengan investor, memperjelas skema kerja sama, serta menjaga kepastian regulasi. Jika dilakukan secara konsisten, investasi strategis tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan Jakarta sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.