Jakarta, 1 Mei 2026 — Aparat Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 101 orang yang diduga hendak memicu kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta. Penindakan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah aksi besar para buruh.
Menurut keterangan kepolisian, puluhan orang tersebut diamankan di sejumlah titik sebelum aksi berlangsung.
Disita Molotov hingga Senjata Tajam
Dalam operasi tersebut, polisi menemukan berbagai barang bukti yang diduga akan digunakan untuk aksi anarkis. Di antaranya adalah bom molotov, senjata tajam, ketapel, hingga paku beton.
Selain itu, petugas juga menyita dokumen yang berisi rencana kericuhan, termasuk skenario aksi yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya.
Diduga Rencanakan Aksi Saat Orasi
Polisi menyebut kelompok yang diamankan diduga merencanakan aksi saat berlangsungnya orasi massa buruh. Beberapa di antaranya disebut akan melakukan perusakan fasilitas umum dan memicu kekacauan di lokasi aksi.
Langkah cepat aparat ini dinilai berhasil mencegah potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di tengah kerumunan besar peserta May Day.
Mayoritas Berusia Muda
Dari hasil pemeriksaan awal, sebagian besar orang yang diamankan berada dalam rentang usia 20 hingga 30 tahun. Mereka saat ini masih menjalani pendataan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa setelah proses pemeriksaan selesai, mereka akan dipulangkan jika tidak terbukti melakukan tindak pidana.
May Day Berjalan Kondusif
Meski sempat diwarnai potensi gangguan, secara umum peringatan May Day 2026 di Jakarta berlangsung relatif kondusif. Aksi buruh yang diikuti ribuan hingga ratusan ribu peserta tetap berjalan dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Upaya Preventif Aparat
Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk memastikan perayaan Hari Buruh berlangsung aman dan tertib. Sebelumnya, aparat juga telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pemetaan potensi kerawanan.
Imbauan Jaga Ketertiban
Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi. Demonstrasi yang damai dinilai sebagai bagian penting dari demokrasi, namun harus tetap mematuhi aturan hukum.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan kegiatan May Day ke depan dapat terus berlangsung aman tanpa gangguan dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk tindakan anarkis.