Jakarta, 24 Mei 2026 – Festival Gurita yang digelar di Bengkulu kembali menarik perhatian masyarakat dan wisatawan karena menghadirkan beragam olahan seafood khas pesisir yang menggugah selera. Salah satu menu yang paling ramai diburu pengunjung adalah gurita sambal langat, hidangan khas dengan cita rasa pedas gurih yang dikenal sebagai kuliner favorit masyarakat setempat. Aroma rempah dan tekstur gurita yang lembut membuat banyak pengunjung rela mengantre untuk mencicipi sajian tersebut selama festival berlangsung. Pengamat wisata kuliner menjelaskan bahwa festival makanan daerah kini menjadi salah satu cara efektif memperkenalkan kekayaan kuliner lokal sekaligus menarik kunjungan wisatawan ke daerah-daerah pesisir Indonesia.
Menurut pelaku kuliner lokal, gurita sambal langat memiliki ciri khas pada penggunaan sambal berbumbu kuat yang dipadukan dengan gurita segar hasil tangkapan nelayan setempat. Proses memasaknya juga membutuhkan teknik khusus agar tekstur gurita tetap empuk namun tidak kehilangan cita rasa alami seafood. Pengamat kuliner Nusantara menjelaskan bahwa makanan laut khas Bengkulu memiliki karakter rasa yang kuat karena dipengaruhi budaya pesisir dan tradisi memasak masyarakat setempat yang kaya rempah. Dalam beberapa tahun terakhir, kuliner berbahan seafood semakin diminati wisatawan karena dianggap mampu memberikan pengalaman rasa khas daerah yang sulit ditemukan di kota besar.
Festival Gurita tidak hanya menjadi ajang wisata kuliner, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Banyak pelaku UMKM, pedagang makanan, hingga nelayan lokal ikut terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mempromosikan hasil laut dan produk kuliner daerah mereka. Pengamat ekonomi kreatif menjelaskan bahwa festival berbasis kuliner lokal dapat memberikan dampak ekonomi cukup besar karena mendorong perputaran uang di sektor usaha kecil, pariwisata, transportasi, hingga penginapan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga membantu memperkuat identitas budaya daerah melalui makanan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Di sisi lain, meningkatnya minat wisatawan terhadap kuliner khas daerah menunjukkan perubahan tren pariwisata yang kini lebih berorientasi pada pengalaman budaya dan cita rasa lokal. Pengamat pariwisata menjelaskan bahwa wisatawan modern tidak lagi hanya mencari destinasi alam atau tempat foto menarik, tetapi juga pengalaman menikmati makanan autentik yang memiliki cerita dan identitas budaya kuat. Karena itu, banyak daerah di Indonesia mulai aktif mengembangkan festival kuliner sebagai bagian dari strategi promosi wisata daerah yang lebih kreatif dan berkelanjutan.
Ramainya Festival Gurita di Bengkulu menunjukkan bahwa kekayaan kuliner laut Indonesia masih memiliki daya tarik besar bagi masyarakat dan wisatawan. Pengamat budaya kuliner menilai makanan tradisional seperti gurita sambal langat memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ikon kuliner daerah apabila terus dipromosikan secara konsisten. Dengan perpaduan rasa khas, suasana festival yang meriah, dan dukungan masyarakat lokal, Festival Gurita di Bengkulu diharapkan terus berkembang sebagai salah satu agenda wisata kuliner unggulan yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya pesisir Indonesia ke tingkat yang lebih luas.